Labbaik allahumma labbaik

Ya Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

Aku sangat rindu dan haru setiap mendengar panggilan Khalilullah, Nabi Ibrahim

Saat musim haji tiba

Saat tetangga-tetanggaku naik haji

Saat sahabat-sahabat terbaikku memenuhi panggilan-Mu

Saat setiap kudengar dan kulihat gambar-gambar tanah suci

Indahnya bacaan Talbiyah Rasul-Mu

Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik.

Innal hamda wan ni’mata laka wal-mulk.

Laa syariika lak.

 

Ya Allah Yang Maha Mendengar segala seruan dan bisikan hati

Mudahkanlah aku mengenapkan kewajiban rukun islamku yang kelima ini

Dan terus melafadkan talbiyah hati

Sebelum melaksanakan ibadah haji

Hingga saat ikhram, thawaf, wukuf, sa’i, saat di masjid Nabawi

Saat ku menjadi tamu-Mu di tanah suci

Dan janganlah aku mati sebelum berhaji

Mati dalam keadaan Yahudi dan Nasrani,

Atau tak ada kewajiban menshalatkanku karena aku belum berhaji

 

Ya Allah, aku sangat rindu melakukan perjalanan ”mati sebelum mati”

Berbalut kain ikhram yang ’kan menemaniku ke liang kubur

Memasuki Masjidil Haram, melihat megahnya Baabussalam

Indahnya mesjid Quba, ramainya bukit Uhud

Berkiblat dan mengusap Ka’bah,

Menghadap wajah-Mu, mencium Hajar Aswad

Taat dan patuh dalam putaran thawaf tujuh kali,

Tandusnya Musdalifah

Berjuang dan berlari-lari kecil sa’i dari Bukit Shafa ke Marwah

Membersihkan diri bercukur melalui tahalul

Menunggu tibanya hari di Arafah dan bermukim di Mekkah

Berintrospeksi dan berkontemplasi saat wukuf di padang Arafah

Khusyu berdoa di Raudhah

Bergegas ke Mina dan mengumpulkan kerikil di Muzdalifah

Dan berperang jiwa dengan lontaran pada jumrah

 

Ya Allah Yang Maha Pengampun Yang Maha Membalas

Aku ingin berhaji bukan karena semata ingin terlahir kembali

Bukan pula meminta janji-Mu atas apa yang kuminta

Atau mengabulkan do’a-do’a yang kupanjatkan

Atau mengharapkan balasan beribu-ribu dirham

Namun aku ingin memaknai hakikat perjalanan spiritual Manusia Haji

Memaknai ulang panggilan Nabi Ibrahim saat aku masih di alam ruh

Dan menemukan kesejatian diri di sisi-Mu

Beriman, berhijrah, berjihad dengan ilmu, harta dan jiwaku

Dan menjadi hamba-Mu yang mendapat kemenangan

 

Ya Allah Yang Maha Mewarisi Segala Hal

Sungguh, Engkau telah menyempurnakan agamaku

Dan mencukupkan atasku nikmat-Mu

Karena Engkau ridhoi bagiku Islam itu agama tauhidku

Ku rindu menjadi tamu-Mu

Menjadi haji mabrur yang maqbul

Dan Engkau selalu membimbingku dalam kasih-sayang dan ridha-Mu

Sebelum nafas terlepas di kerongkonganku….

 

Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik.

Innal hamda wan ni’mata laka wal-mulk.

Laa syariika lak.

 

Karawaci,

29 Dzul Qa’dah 1429 H – 28 November 2008

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Labbaik allahumma labbaik,….
    masyaaalllah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: