Cicak-cicak tahan banting
Jangan bosan menyadap
Hadang buaya mengamuk
Hap, buaya ditangkap !
Cicak-cicakku, teruslah kau menyadap
Jangan pernah berpikir untuk tiarap
Hadapilah dengan gagah dan tegap
Cicak-cicakku, suara hati adalah panggilan nurani
Suara dukungan, jadikan itu amunisi
Agar genderang perang kebenaran kian berkibar di bumi pertiwi
Cicak-cicakku, janganlah merasa takut dengan buaya
Janganlah juga takut dengan gozila
Kebenaran harus ditegakkan, apa pun konsekuensinya
Cicak-cicakku, berlindunglah hanya pada amanat jiwa
Yang selalu berdesir saat rasa dan logika bersua agama
Sumpahmu itu kan terbawa terus dalam mahkamah-Nya
Cicak-cicakku,
Selalu saja aku selalu bermunajat
Agar buaya itu mampu kau tangkap
Dan kembali merayap pada semua dinding-dinding dan atap-atap
Di semua ruang pejabat yang khilaf dan kalap
Cicak-cicakku, biarlah orang menganggapmu cicak
Tapi engkau cicak yang sebenarnya cicak
Yang bisa merayap di semua dinding dan atap
Pada ayat-ayat Al Muhaimin – Yang Maha Merawat
Pada ayat-ayat Al Bashir – Yang Maha Melihat
Pada ayat-ayat Al Wakiil – Yang Maha Pemanggul Amanat
Pada ayat-ayat Al Tawwaab – Yang Maha Penerima Tobat
Pada ayat-ayat Al ’Afuww – Yang Maha Pemaaf
Pada ayat-ayat An Naafi’ – Yang Maha Pemberi Manfaat
Cicak-cicakku,
Aku yakin, engkau adalah cicak yang hebat
Dan tak sabar, kutunggu gebrakkanmu yang dahsyat !!
DIarsipkan di bawah: 1nspirAction