Hikari Aqila Pasha

Alkisah, Mpus dengan anak pertamanya Kika — Hikari Aqila Pasha — Sabtu siang kemarin main ke rumah. Plus dengan pengawalan Edumainers cantik Vina.

Subhanallah, rasanya seakan saya punya anggota keluarga baru. Buktinya, si centil Kika secara agresif “menggoda” anak pertama saya, Agia, yang sedang zibuk belajar main drum pada 2 pot plastik besar. Padahal dengan berbagai cara Kika udah tebar pesona sejak kesan pertama.. Ah, lucu juga merhatiin kedua anak ini.

Lalu, seperti “biasa” ibunya Kika cerita ini itu campur-aduk. Yang menarik, kali ini Mpus cerita kegamangannya bagaimana ia akan melanjutkan sekolah lagi di Jepang sana. “Rasanya, Mpus jadi lupa bagaimana harus belajar jadi mahasiswa ya.. apalagi udah ada Kika”.

Lebih menarik lagi, justru saat Mpus berani cerita bagaimana ia harus menangis sejadi-jadinya di ruang publik hanya untuk melepaskan beban masalah dan culture-lag di sana. Plus kepahitan hidup yang ternyata jadi manis untuk dikenang dan dimaknai ulang. Dan saya pikir “kepahitan-kepahitan” yang pernah dialami itu belum tentu semua orang mampu dan tegar menghadapinya. Hanya orang yang berpikir “dibalik kesulitan ada kemudahan” yang berhasil sukses melaluinya.

Hingga kemudian ia mendapatkan beberapa impian dari 99 impiannya yang indah, kuat dan ternikmati. “Alhamdulillah beberapa impian Mpus tercapai. Bisa main ke Jepang, belajar ke Jepang dan dapat mengembangkan diri di Jepang.. Termasuk bisa menikah sesuai impian Mpus, di usia 22 tahun.”

Bagi saya, Mpus adalah salah satu Edumainers yang sukses menjadi Insan Pembelajar yang terus saja belajar. Mpus telah berhasil membantu dan melahirkan adik kelasnya dulu menjadi juara ke-2 perlombaan pidato bahasa jepang tingkat nasional antar pelajar SMA. Dan kini, tahun 2008 Mpus pun telah sukses melahirkan prestasi yang sama dengan dirinya dulu. Juara #1, pada adik kelasnya GUSTI RIZKI.

Semoga saja, 99 Impian Mpus akan terus melahirkan prestasiawan-prestasiawan lain sebagaimana semangatnya yang ia tambatkan pada nama anaknya HIKARI AQILA PASHA : Cahaya Kecerdasan yang Suci ananda Kika. Edumainers Termuda kita. Amin…

Satu Tanggapan

  1. Ass. mas, ternyata betul, mpus salah pencet. Ternyata setelah dicobain lagi bisa.(dasar gaptek)

    Malu deh, kika sama mamanya jadi salah satu topik ( basa basi, padahal mah…. oh no….. how cute my baby… hihihi…) Doakan selalu ya mas.

    Oh ya, sekalian laporan, tanggal kepulangan mpus sama kika ke Jepang dah dipastikan.Papanya kika dah sibuk nyiapin ini itu, termasuk siap siap pindahan ke apartemen yang lebih luas.Alhamdulillah dah dapet. Dia bilang, aduh deg degan… serasa mau ketemu sama kecengan… hehehe…. Dia juga titip salam sama mas….

    Salamin buat teh ia dan neng ya…. juga buat kak Agi yang sok cool…
    insyaallah, sebelum pulang mpus pengen main lagi ke kota baru….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: