Rangga “Energizer” Adhiyasa

Rangga gabung dengan HAI Edumain belumlah lama. “Awalnya saya menganggap remeh komunitas ini waktu kelas 2 SMA. Apa sih HAI Edumainngumpul2, ngobrol2 apa gitu… Sampai akhirnya, saya penasaran dan mengikuti perkumpulan ini. Awalnya diajakin temen yang jadi kepala-sukunya HAI Edumain (Dilla). Eh…pas gabung, langsung JATUH CINTA…hehehe”

Dan kini, ke-edumainers-annya melesat melebihi kakak-kakak seperjuangannya. Seolah ada energizer pada inner-power-nya. ”Pandangan saya berubah seketika tentang HAI-Edumain. Ini bukan perkumpulan orang-orang biasa…Tapi ini perkumpulan orang-orang RUARR BIASA… “GILA”! Kenapa saya ga gabung dari dulu…”, sesalnya.

”Dulu saya tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas…siapa saya…mengapa saya hidup dan dilahirkan… dan untuk apa dan siapa saya hidup? Namun setelah bergabung di HAI-Edumain, saya memiliki 3 tujuan hidup yang harus saya RAIH dan saya JALANI sebagai seorang Pembelajar Sejati… Materi, pelajaran dan sharing yang diberikan…SUNGGUH LUAR BIASA…Begitu banyak manfaat yang saya rasakan setelah bergabung di komunitas pembelajar ini… Yang pasti, saya menjadi orang yang berbeda… SANGAT, SANGAT DAN SANGAT BERUNTUNG saya bisa bergabung di komunitas ini. Manfaatnya begitu banyak : Belajar dari pengalaman hidup, mengetahui jati diri kita, siapa kita, kita termasuk tipe seperti apa, bagaimana mengatasi mental blok, mind control, WUIH…..MASIH BANYAK LAGI DEH POKOKNYA…. ”.

Wow, tak heran bila IPK-nya pun terdongkrak jadi 3,8 !

Jansen H. Sinamo, pernah menginatkan, “”Kita harus belajar, Bahwa tidaklah penting apa yang kita miliki Tetapi yang penting adalah siapakah kita sebenarnya Dan untuk apa kita hidup di dunia ini”

Yang jelas, dulu saat dikasih proyek HAI Line, ia melahapnya dengan sangat ’rakus’ seperti predator! Ia ulang-alik dari rumahnya ke Kampus #2 HAI-Edumain di Kota Baru, setiap malam Minggu dan malam Senin dari siang hingga nyaris jam 12 malam!

Di tengah-tengah kesibukannya menyusun skripsi akhir, Rangga pula yang paling banyak complain dan menuntut ini-itu. Katanya, “Ini kelompok bagus, koq ngak dipelihara dengan baik sih !. Kenapa tidak dibuat semacam website atau weblog, malinglist atau media apa pun untuk menyatukan semua angkatan Edumainers!”

Karena energi dan antusias Rangga, lalu lahirlah blog https://agungmsg.wordpress.com yang rancangnya mendapat sentuhan khusus dari Majestian Rudi Kurniawan. Karena Rangga pula, lalu jadilah KKN (Kumpul-Kumpul Nyering) di Kampus Edumainers Salaerih yang dihadiri sejumlah Edumainers pertengahan Agustus kemarin. Tak puas sampai disini, Rangga ajak lagi diskusi marathon di Kampus #2 Kota Baru. Temanya : Bagaimana mengelola sejumlah angkatan Edumainers ini dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih efektif.

Kini, Edumainers itu hidup kembali. Lagi-lagi, Rangga pula lah yang sering memaksa ‘kakak-kakaknya’ dengan segera untuk mengirim dan meminta pendapat ini dan itu, “Atau saya mutilasi!” candanya…

Akhirnya, saya sangat bersyukur memiliki ‘adik’ seperti Rangga yang telah dengan sukses mengupayakan kembalinya jalinan silaturahmi dan ikatan Edumainers .

Bersodaqoh pahalanya 10, memberi hutang (tanpa bunga) pahala 18, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya 20 dan silaturahmi (dengan keluarga) pahalanya 24 (HR Al Hakim).

3 Tanggapan

  1. Sebelumnya Terima Kasih Atas Profil yang udah Mas Agung Buat. Hehehe…..
    Jadi Terbang ke atas awan nih….
    Tapi semua yang rangga lakukan untuk HAI-Edumain murni karena Kecintaan saya pada Komunitas Luar Biasa ini. dan sayang banget klo komunitas ini tidak dilanjutkan.
    Mungkin di luar sana masih banyak Rangga-Rangga yang lain yang jauh lebih hebat dari saya yang harus digarap dan di olah serta dibimbing oleh HAi-Edumain….
    Yang Pasti…setelah proyek ini sukses, masih banyak ACTION yang akan saya garap. Planing sudah ada untuk HAI-Edumain….

  2. saya edumainers yang memiliki harapan yang sama dengan rangga tetapi usaha-nya tak sehebat rangga. pucuk dicinta ulam tiba. untung ada rangga yang berani menghidupkan kembali komunitas yang belum tentu ada di sekolah2 lain ini. semangat!

  3. Ya… kita membutuhkan 700 Rangga di setiap kota ! Dari satu Rangga akan terlahir Ranga-Rangga lainnya. InsyaAllah, semoga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: