Ketika MakErot Ada di Ujian SD di Sidoarjo…

Waduh, koq bisa-bisanya ya ada kalimat vulgar berbau cabul – amat sangat jauh dari bahasa normatif yang sesuai etika dan moral – dalam soal ujian tengah semester untuk SD pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sidoarjo?

Teks soal bahasa Indonesia yang diujikan pada hari Senin, 26 Oktober 2009, itu berjudul “Pengusaha Bandel Dikrangkeng Bareng Mak Erot.” Pada alinea terakhir artikel itu tertuliskan “Pengusaha nakal diucluk-ucluk, karo biasane dibalsem teronge…I Love U Full.”

Apa yang diharapkan dari soal berselera rendahan seperti itu? Selain amat sangat tidak pantas diketahui anak seusia SD, soal seperti itu menyesatkan anak-anak. Juga sangat bertentangan dengan upaya dunia pendidikan dalam membentuk karakter bangsa.

Meski sebagian sekolah menutupi kalimat cabul dengan stipo, dan sebagaian sekolah lain tidak sempat menutupinya, mengapa tidak langsung dibatalkan saja soal itu, bukankah itu sama saja dengan melakukan pembiaran?

Meski pihak Dinas Diknas Kabupaten Sidoarjo mengaku khilaf dan kecolongan atas keteledoran bentuk soal seperti ini, lalu bagaimana dengan mekanisme pengawasannya selama ini? Kaidah bahasanya amburadul, isinya cabul, pengawasannya mandul…

Bila yang membuat soal itu dibuat oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan bukan oleh Dinas, apakah soal itu dibuat oleh para kepala sekolah yang notabene memahami esensi pendidikan dan pengajaran, atau malah didelegasikan kembali kepada orang lain yang tidak punya rasa kepedulian pada pembangunan karakter anak bangsa? Setelah soal itu dibuat K3S, apakah pihak dinas tidak mengecek kembali soal-soal yang diujikan itu?

Bila soal itu menceritakan tentang soal keseharian dengan sumber tulisan yang jelas, seperti bagaimana mengantisipasi bahaya gempa dan tsunami, atau program ”Satu Orang, Satu Pohon” untuk mendinginkan bumi dan mereboisasi lahan di sekitar kita, bukankah itu lebih baik?

Wah, ini harus mendapat perhatian serius dari Menteri dan harus diungkap secara tuntas. Sengaja atau tidak sengaja, pelaku bisa dijerat dengan UU Perlindungan Anak dan KUHP karena telah membuat bingung anak, juga karena telah mengajarkan kekerasan dan pornografi kepada anak.

Naluri anak yang memiliki rasa ingin tahu yang besar akan bertanya-tanya, siapa itu Mak Erot, dan apa saja kiprah dan jasa-jasanya?

Seorang teman yang menanyakan kepada saya, bagaimana ini ada kasus seperti itu, ”Koq bisa-bisanya ya muncul seperti itu?”

Saya hanya mengambil nafas panjang, dan menggeleng-geleng prihatin… Saya benar-benar kehilangan kata-kata untuk menjawab keheranan teman saya itu… Amit-amit, semoga kedua anak saya yang masih kecil-kecil sekarang ini, tidak pernah akan mendapatkan soal seperti itu. Amin.

Satu Tanggapan

  1. amiin…

    karena saya sendiri juga tidak tahu Mak Erot itu siapa,,
    apa dia memang benar-benar ada di dunia ini..,,???
    seperti orang terkenal ajach,soalnya
    sering bangetz disebut-sebut di daerah ku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: