Tantangan Pemimpin Jaman Sekarang

Menjadi pemimpin di jaman kiwari, sungguh jauh lebih menantang dan kompleks – bila tidak mau dikatakan sulit – dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu. Itu jelas, masuk akal, dan bisa kita terima.

Menantang, karena beberapa hal :

  1. Kualitas kepimpinan sekarang tidaklah diukur dengan jumlah pengikut, produktivitas kerja, efisiensi, inovasi, publisitas, atau pun pengaruh. Tapi lebih jauh dari itu, adalah bagaimana ia menempatkan kualitas penggunaan waktu untuk meningkatkan nilai tambah bagi seluruh anggota tim dan organisasinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan waktu sebelumnya.
  2. Tantangan kedua seorang pemimpin adalah bagaimana menanamkan visinya kedalam setiap anggotanya sehingga setiap anggotanya mampu menerjemaahkan visi pemimpinnya sesuai tugas, tanggungjawab dan wewenangnya masing-masing.
  3. Bagaimana menyatukan gerak-langkah yang sama dengan memanfaatkan teknologi-informasi terkini sehingga setiap departemen atau bagian yang ada dalam organisasi bisa satu sama lain saling memacu dan memicu perbaikan demi perbaikan tiada henti.
  4. Bagaimana menciptakan sistem yang sederhana, mudah dimengerti dan dilaksanakan oleh seluruh anggota tim, tanpa perlu mengorbankan kualitas, namun justru mampu meningkatkan semangat berkontribusi bagi seluruh anggota timnya.

Namun masalahnya sekarang, bisa jadi kita tidak tahu secara utuh kenapa semua itu bisa terjadi?

Hemat saya, sampai kapan pun kita akan selalu mendapatkan kesulitan yang besar bila pikiran kita hanya berfokus pada kenapa atau mengapa. Keutuhan masalah hanya bisa kita ketahui sebatas informasi, pengetahuan dan tujuan kita sendiri. Jauh lebih baik bila kita berfokus pada tujuan atau target yang akan kita capai : dengan cara sederhana seperti apa kita bisa mencapai tujuan kita lebih cepat?

Dan pertanyaan penting berikutnya adalah bagaimana kita mensikapi semua itu dengan baik, cerdas dan tepat?

Inilah 7 hal yang HAI Edumain sarankan :

  1. Biasakan diri kita untuk selalu mewarnai setiap aktivitas dengan nilai-nilai spiritual.
  2. Gunakan waktu sebagai alat terpenting untuk membangun dan memajukan organisasi.
  3. Miliki dan sosialisasikan visi dan misi dengan mamastikan semua anggota memahami esensi dari visi dan misi itu.
  4. Berbagilah informasi secara terbuka, dari setiap departemen satu sama lain dan berikan kewenangan agar informasi itu dapat diakses dengan cepat, mudah dan berlimpah.
  5. Pecah tujuan satu tahun, jadi 6 bulan, 3 bulan, tiap bulan, dan 5 kegiatan penting apa yang harus dilakukan setiap hari.
  6. Dapatkan model dari organisasi lain dan berbagai bentuk model program lain yang pernah hasilnya dikagumi, banyak dibutuhkan dan berkualitas tinggi.
  7. Jadikanlah diri sebagai contoh yang layak dicontoh dengan lebih banyak memberi dan melayani. Kita tidak bisa menuntut lebih banyak bila kita sendiri tidak bisa menjadi tauladan.

Rasanya itu saja sudah cukup menantang. Tinggal praktek sekarang !

Satu Tanggapan

  1. Tantangan Pemimpin sekarang harus lebih bisa
    lebih baik lagi,,
    agar mereka bisa bertanggung jawab atas sesuatu yang akan mereka lakukan.,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: