Bolehkah Kita Mengeluhkan Guru di Facebook?

Guru bukanlah malaikat. Dan sekolah, juga bukanlah institusi yang 100% suci. Namun saat guru memberlakukan tidak “professional” kepada muridnya, atau sekolah memberikan hukuman yang dirasakan tidak adil, bolehkah siswa (atau mahasiswa) mengeluh di Facebook?

Bisa jadi, saat sang siswa merasa diperlakukan tidak adil, dan ia tidak tahu harus mengadu kemana, sang siswa bisa curhat melalui jejaring social Facebook langsung dari handphone-nya.

Kita bisa mengerti bahwa siswa tersebut panic, marah, merasa terdzalimi, dan secara sepontan mengadukan hal itu melalui jejaring social Facebook. Harapannya, ia bisa mengeluarkan uneg-unegnya “agar tak menjadi gila”, meringankan beban di dadanya, dan sedikit merasa plong setelah semua uneg-unegnya tertumpahkan di halaman akunnya.

Bagi sebagian orang, ada yang berpendapat itu kebebasan untuk berbicara, “Bukankah kebebasan menyatakan pendapat itu dilindungi undang-undang? Selama itu tidak ada unsur vulgar, mengancam atau menebar ancaman pembunuhan, atau berbahaya kan tak apa dan tak pantas dihukum”. Begitu mereka biasa berdalih.

Belajar dari beragam masalah yang terjadi antara sekolah dan siswanya karena masalah konten di halaman jejaring social Facebook yang dirasakan penghinaan, maka pimpinan manajemen sekolah perlu mengambil langkah-langkah antisipatif. Antara lain, sudah sepantasnya pimpinan manajemen sekolah (atau kampus) memberikan pemahaman akan penggunaan Teknologi Informasi dan etika berkomunikasi di internet dan jejaring social kepada semua siswa dan guru-gurunya.

Langkah lain yang bisa diambil, adalah menghidupkan mekanisme keluh kesah para siswa melalui saluran komunikasi yang ada. Baik melalui Guru Wali Kelas, Guru Bimbingan dan Penyuluhan, atau sekolah menyediakan Kotak Pos keluhan dan saluran email pengaduan resmi sekolah.

Hanya saja, sebagai orang Timur yang beradab dan menjunjung nilai-nilai dan norma masyarakat, rasanya sih seorang siswa tak pantas dan tak patut mengejek orang yang lebih tua usianya, apalagi itu gurunya sendiri.

3 Tanggapan

  1. mas apakah fajar adalah termasuk salah satu diantaranya???

    perasaan tidak di masukin ke facebook…
    heu…

    jadi fajar teh mesti gmana??

    • Asswrwb.

      Fajar, ini hanya sebuah artikel, dan tidak dimasudkan sama sekali khusus pada Fajar. Ini hanya sebuah peringatan bahwa kita jangan sampai mengeluhkan seseorang, apalagi itu sebuah guru dan menyebut langsung namanya.

      Harap dpt dipahami. Tks

  2. rasanya sih seorang siswa tak pantas dan tak patut mengejek orang yang lebih tua usianya, apalagi itu gurunya sendiri,,
    biarkan hal-hal yang buruk pendam oleh dirimu
    sendiri ajach,,
    tak usah menyebarkan ke siapapun…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: