Menulis Itu Sebuah Terapi Diri

Menulis itu sebuah terapi. Terapi untuk menyapa hati, menimbang rasa, berkontemplasi, dan berintrospeksi.

Menulis itu sebuah terapi. Terapi untuk meringankan semua apa yang ada dalam kepala, kepenatan hati, keindahan cinta, atau juga percikan embun keindahan dalam sang jiwa.

Dengan menulis itu sama saja kita tengah berekspresi : berbagi rasa, isian waktu luang, cari teman, just to say hello friend, menyebarkan kesenangan, curhat, menata pikiran, menginspirasi aksi diri dan orang-orang, menolong dengan ‘how to’, atau mungkin hanya sebuah pelarian dengan menunjukkan keegoisan, narsistik, dan kesombongan diri.

Menulis adalah sebuah media, yang seharusnya kita jadikan untuk sebuah karya untuk berbagi ilmu dan inspirasi, dan menemukan sang diri.

3 Tanggapan

  1. bos, ingat aku !!!! pengangguran yang telah termotivasi oleh sistem jejaring karya kang agung. thank master, syukron

    karya murid mu

    http://www.bkk-smkmitrakarya.co.cc

    http://www.nurul-aitam.co.cc

  2. Ingat pisan atuh, dan insyaallah tak akan pernah lupa. Sistem jejaring, social group, social networking, adalah sebuah istilah yang sebenarnya mengambil semangat dan manfaat dari nilai, makna & manfaat SILATURAHMI. OK, salam sukses buat Dian !

  3. karena dengan menulis, hati kita akan terasa lebih lega lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: