MK – Pahlawan Penulis Indonesia

Syukur alhamdulillah, akhirnya pada hari Rabu, 13 Oktober 2010, Mahkamah Konstitusi menghapus kewenangan Kejaksaan Agung yang selama ini bisa melarang peredaran buku, barang cetakan atau terbitan yang isinya dianggap melanggar hukum atau undang-undang. Padahal pelarangan itu sebenarnya adalah bentuk pengekangan kebebasan berpendapat.

Kewenangan pelarangan itu tak lagi bisa diserahkan kepada suatu instansi tanpa melalui putusan pengadilan. Artinya, pelarangan itu harus melalui proses pengadilan, yaitu melalui sebuah mekanisme yang baik, benar dan adil untuk kedua belah pihak, antara penggugat dan yang digugat.

Ya, meminjam istilah Koran Tempo terbitan 14/10/10, “Tak ada lagi monopoli tafsir, apalagi oleh orang yang tidak kompeten, atas isi buku seperti selama ini dilakukan kejaksaan” dengan dalih dapat mengganggu ketertiban umum.

Indonesia, sebagai negara hukum tentu saja harus mutlak melakukan dan menjunjung tinggi “due process of law (penegakan hukum dalam suatu sistem peradilan). Pendekatan negara kekuasaan jelas sangatlah berbeda dan bertentangan dengan isi dan semangat Indonesia sebagai negara hukum.

Dalam proses hukum, penggugat dan yang digugat akan diberi kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk menyampaikan argumennya dan beradu pendapat. Dan biarlah sang hakim yang memutuskannya. Intinya, pelarangan buku hanya bisa dilakukan setelah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan mengikat.

MK pun menegaskan, kejaksaan, Polri, dan alat negara lainnya tak berwenang melakukan penyitaan tanpa izin dari ketua pengadilan setempat. Penyitaan buku sama dengan pengambilalihan hak milik pribadi secara sewenang-wenang (Kompas, 14/10/10).

Putusan MK ini juga berarti keberpihakan pada kaum intelektual dan cendikiawan Indonesia.

Sebagai penulis, sebagai seorang blogger, bagi saya MK adalah Pahlawan Penulis Indonesia. Karena bagi saya pribadi, sekarang tak ada lagi ketakutan untuk menulis apa pun. Dan tulisan saya, insyaallah tak akan “mengganggu ketertiban umum”.

Terimakasih MK, Merdeka !!

Satu Tanggapan

  1. Tetap Merdeka…

    nice post..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: