Kutuliskan “Kapmiu” di Pantai Bengkulu

Perlahan dan mendalam, kutuliskan “Kapmiu” di Pantai Panjang Bengkulu.

Dalam doaku, kuingin pesan dan kerinduanku ini, satu-per-satu, terbawa ke samudra keindahan. Tidak untuk siapa, bukan untuk siapa. Ini pesan, hanya untukmu saja. Satu kata, dan satu harap yang teramat sederhana. Ku ingin tulisanku ini berdesir di genggaman tangan kananmu, atau di keningmu yang berulang kali kucium di setiap kepergianku.

Lalu kuhitung waktu, dan kucari waktu : kapan kita merayakan kembali indahnya bulan-penuh di sabtu malam? Adakah bulan purnama di musim hujan?

Ah sudahlah… Kutunggui sendiri tulisanku itu di pantai panjang. Berjuta bulir pasir itu kini perlahan namun pasti terus menggulirkan pesanku. Berbaris apik dan berbaur dalam laut yang dalam. Kupinta pada sang ombak, janganlah ia anggap pesan itu sebuah angan-angan. Itu adalah sebuah keindahan, keteguhan, kelembutan, dan kuharap pesan itu pun adalah sebuah keabadian.

Tak lama, langit biru pun menguning berpendar cahaya yang menjauh bersama matahari. Tanpa kata, tanpa suara, kuelus riakan ombak itu dengan kedua tanganku, dan kubisikkan pada samudra biru : “Bawalah pesanku ini, seutuh mungkin, padanya! Juga, jangan katakan apa pun padanya selain kau jaga pesanku ini saja, karena ia kan mengerti apa yang kuinginkan. Karena ia adalah puisiku, dan kan slalu mengindahkan hatiku”.

Semoga pesanku dapat diterima olehnya. Karena kuyakin, pesanku yang terbalut antara rasa dan kenyataan, akan selalu lekat bagaikan bulan yang bersinar penuh dengan sejuta bintang…

* Pantai Panjang Bengkulu,
09 Des 10

Satu Tanggapan

  1. pantai adalah
    temapat yang tepat untuk bersantai…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: