7 Pelajaran Berharga dari TimNas Garuda

Piala AFF sudah selesai. Pesta rakyat ini pun usai sudah. Bagi kita, banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Hitung punya hitung, setidaknya kita bisa memetik 7 pelajaran berharga dari TimNas Garuda ini.

#1. TimNas Garuda sudah BERJUANG & MEMBERIKAN YANG TERBAIK bagi bangsa ini. Kalah dan menang itu biasa. Semangat TimNas ruar biasa. Ya, kita memang belum juara, namun kita sudah memiliki mental pemenang dengan permainan yang sportif. Tanpa tiang gawang yang gatal, atau sinar laser hijau yang mengganggu konsentrasi permainan.

#2. TimNas Garuda sudah mampu membangkitkan NASIONALISME kita. Ada rasa persatuan, dan kebanggaan dengan Indonesia dan lambang Garuda di dada kita.

#3. Bagi rakyat kecil, TimNas sudah mampu MENGHIBUR DAN MEMBERIKAN PELAJARAN akan pentingnya sebuah harapan, optimisme, strategi dan daya juang dalam mencapai sesuatu. Melupakan kepahitan hidup, keruwetan dan intrik politik yang tak henti-henti, membanjirnya berita pejabat-pejabat negara yang korup, dan juga melupakan sebentar kelemahan penegakkan hukum di negeri ini.

#4. Bagi rakyat kecil juga, event sepakbola ini telah membuka peluang untuk MENGAIS REZEKI DENGAN HALAL dari penjualan berbagai atribut Merah Putih, Indonesia, dan Garuda sebagai lambang negara kita. Disain dan kata-katanya kreatif, menarik dan menghipnotis calon pembeli dan penggila sepakbola-mania. Mereka tak saja berorientasi pada keuntungan semata, namun juga mereka dengan tulus mendukung dan mendoakan kembalinya kedigjayaan TimNas Garuda. Si pembeli pun suka dan bangga dengan transaksi yang sederhana. Tidak seperti penjual tiket palsu, atau ketidaksiapan panitia pelaksana penjual tiket yang sempat menimbulkan rasa kekecewaan, kekisruhan dan keributan.

#5. Penonton Indonesia bisa BERLAPANG DADA, TERTIB DAN SATU SAMA LAIN SALING MENGINGATKAN untuk tetap sportif dan tidak anarkis. Tidak seperti para penegak hukum yang saling menyalahkan dan cari alibi bila terpojok, namun juga tak jarang saling menutupi kesalahan-kolektif atas penyalahgunaan wewenang, dan sering berpatgulipat main-mata di bawah tangan. Tidak juga seperti para politisi kotor yang saling menjegal, berpikiran ruwet dan jangka pendek, mementingkan pribadi dan golongan, dan tak tahu malu karena masih terlihat menebar senyum saat ditangkap KPK !

#6. Meski TimNas Garuda belum menang, namun secara tulus rakyat Indonesia dan penggila sepakbola sangat menghargai jasa para ‘pahlawan lapangannya’. Kedepan, hampir dipastikan mereka pun MASIH BANGGA DAN MENDUKUNG TimNas Garuda. Penghargaan, kebanggaan dan dukungan yang ruar biasa ini, belum tentu dapat diberikan sepadan kepada para politisi dan para penegak hukum di negeri ini. Negarawan di negeri ini bisa dihitung dengan jari, dan jauh di lubuk hati kita, kita masih sangat merindukan tumbuhnya bangsawan-bangsawan besar di pelukan ibu pertiwi.

#7. Kini, kita pun kembali tersadarkan akan pentingnya SIKAP TERBAIK MENGHADAPI KESEHARIAN dan kehidupan diri dan keluarga kita kedepan. Kembali kepada kehidupan nyata dan menyempurnakan kualitas hidup kita di atas mimpi-mimpi kita. Hidup seutuhnya dengan jalanan macet, harga cabe yang melangit, sembako dan sekolah yang kian mahal, juga ‘siap’ tiada hari tanpa berita pejabat yang korup, politisi yang busuk, oknum penegak hukum yang kasak-kusuk, dan masih suburnya mafia peradilan.

Ah, sudahlah…. Indonesia tak akan berubah hanya dengan kata-kata dan wacana. Tapi kita tetap bangga dengan TimNas Garuda, dan keindonesiaan kita yang tetap terbang tinggi segagah Garuda kita.

Terimakasih TimNas, jayalah Garudaku. Aku mencintaimu. Merdeka, merdeka, merdeka !!

Satu Tanggapan

  1. terus semangat TIMNAS aku akan
    selalu mendukungmu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: